Hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Lamongan khususnya kec. Laren pada 1 minggu terakhir mengakibatkan meningkatnya debit air sungai bengawan solo. Hal ini menumbuhkan inisiatif Petugas polsek laren untuk mengecek ketinggian air. (07/02/2024).
Dari hasil pemantauan, terjadi peningkatan debit air dibeberapa wilayah desa di Kecamatan Laren, terdapat pemukiman dan jalan lingkungan di 8 (delapan) desa yang tergenang air.
Dalam kesempatan ini Iptu Witono Hariadi, SH. Selaku Kapolsek Laren bersama anggota melaksanakan pemantauan langsung ke desa/pemukiman yg terdampak banjir Khusunya di desa mojoasem. Kapolsek Laren bersama anggota dan dibantu warga setempat membantu evakuasi salah satu rumah an. sdri. Inayah warga desa mojoasem yg terletak dibantaran sungai bengawan solo. Gotong royong membantu evakuasi perabot rumah yg masih bisa diselamatakan. Dalam hal ini tidak ada korban jiwa namun masih ada banyak rumah/jalan pemukiman yg tergenang air.
Kapolsek Laren Iptu Witono Hariadi, SH. menghimbau “agar masyarakat selalu waspada yang tinggal disepanjang aliran sungai, jika sewaktu-waktu air kiriman meluap warga agar langsung mengungsi ditempat aman dan saling memberikan informasi kepada warga yg lain maupun perangkat dan petugas terkait akan bahaya banjir, jangan sampai kita lengah yg dapat merugikan harta benda maupun nyawa,”.
“Kami akan tetap melakukan monitoring secara berkala untuk mengantisipasi kiriman air apabila terjadi hujan lebat di hulu sungai guna antisipasi banjir”. Tambah Kapolsek Laren.
Discussion about this post