Lamongan, 25/03/2025 – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan instansi terkait, melaksanakan kegiatan Ramp Check terhadap kendaraan bus di Terminal Lamongan pada Selasa (25/3).
Kegiatan ini menyasar bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta bus angkutan dalam kota, untuk memastikan kendaraan yang digunakan selama mudik dalam kondisi layak dan aman.
Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Nur Arifin melalui KBO Satlantas Polres Lamongan, Iptu Fifin Yuli Subagiyo, menyatakan bahwa kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 wib ini bertujuan untuk mengecek kelayakan armada bus yang melayani rute mudik.
Pengecekan meliputi berbagai aspek teknis kendaraan, mulai dari sistem kemudi hingga sistem penerangan, serta kelengkapan administrasi kendaraan.
“Kami melakukan pengecekan kendaraan agar memastikan kelayakannya, termasuk pemeriksaan ban, wiper, lampu, surat kendaran dan komponen lainnya yang krusial untuk keselamatan perjalanan,” ungkapnya.
Selain itu, tim gabungan yang terdiri dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Reserse (Satres) Narkoba, dan Dokkes Polres Lamongan juga memeriksa kesehatan para pengemudi dan memastikan mereka bebas dari pengaruh narkoba maupun alkohol. Tes urin dilakukan untuk memeriksa kandungan zat berbahaya pada pengemudi.
“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan tes urin menunjukkan bahwa tidak ada pengemudi yang terindikasi mengonsumsi narkoba atau alkohol,” lanjutnya.
Pengecekan yang dilakukan di Terminal Lamongan pada hari tersebut belum menemukan pelanggaran lalu lintas berat.
Namun, beberapa kendaraan masih membutuhkan perbaikan teknis, seperti wiper yang hanya berfungsi satu sisi.
Meskipun demikian, pihak Satlantas tetap memperbolehkan kendaraan tersebut untuk beroperasi dengan catatan pengemudi diminta untuk segera melakukan perbaikan.
“Beberapa kendaraan perlu perbaikan teknis. Misalnya, ada yang wipernya hanya satu, padahal sesuai ketentuan Dishub, minimal satu wiper masih diperbolehkan, namun kami tetap mengimbau agar pengemudi segera melengkapi peralatan kendaraan demi kenyamanan dan keselamatan penumpang,” tambahnya.
Selain itu, petugas juga melakukan penempelan stiker di badan kendaraan bus dan truk. Stiker tersebut berisi informasi tentang “Blind Spot” dan nomor Hotline Mudik 110, sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan selama arus mudik.
“Dengan adanya kegiatan Ram Cek ini, diharapkan para pemudik dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan jasa angkutan umum selama perayaan Idul Fitri tahun ini,” tutupnya.
Discussion about this post